banner 728x250
Daerah  

Dari Balai Desa Mengalir Harapan, Musdes Jadi Ruang Warga Kedungkencana Menitipkan Nama-Nama Pengabdi

banner 120x600
banner 468x60

AB CHANNEL – Di tengah tantangan yang dihadapi pemerintahan desa, Balai Desa Kedungkencana, Kecamatan Ligung, kembali menjadi ruang lahirnya harapan. Pada Jumat (17/7/2026).

Pemerintah Desa Kedungkencana menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk membahas pengisian kekosongan perangkat desa dan sejumlah lembaga kemasyarakatan.

banner 325x300

Forum tersebut menjadi wadah bagi masyarakat Kedungkencana menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi atas kebutuhan pemerintahan desa yang dinilai perlu segera dipenuhi.

Musyawarah berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh semangat kebersamaan.

Warga tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menawarkan jalan keluar dengan mengusulkan nama-nama yang dinilai memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat.

Bagi mereka, kekosongan jabatan bukan sekadar persoalan administrasi, melainkan menyangkut optimalnya pelayanan publik dan keberlangsungan pembangunan desa.

Salah seorang perwakilan warga, Omo, menilai kekosongan perangkat desa dan lembaga kemasyarakatan merupakan persoalan yang harus segera diselesaikan demi meningkatkan efektivitas pemerintahan desa.

“Kekosongan perangkat desa dan lembaga desa merupakan kelemahan yang harus segera diselesaikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, dorongan yang disampaikan masyarakat lahir dari kepentingan bersama, bukan kepentingan kelompok ataupun pribadi.

Menurutnya, seluruh gerakan yang dilakukan semata-mata bertujuan agar Desa Kedungkencana mampu berkembang menjadi desa yang lebih baik.

Senada dengan itu, Taryo, yang akrab disapa Galing, menyerahkan daftar nama calon perangkat desa dan pengurus lembaga desa kepada Kepala Desa Kedungkencana.

Ia menjelaskan, nama-nama tersebut dipilih berdasarkan penilaian masyarakat terhadap kemampuan, dedikasi, dan motivasi mereka untuk membangun desa.

“Kami mengusulkan nama-nama yang menurut penilaian warga memiliki kemampuan bekerja dan motivasi memajukan desa. Jadi usulan ini bukan disampaikan secara asal,” katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Desa Kedungkencana, Sujai, menyatakan menerima seluruh usulan masyarakat.

Ia memastikan setiap nama akan diproses sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku serta meminta para calon yang diusulkan segera melengkapi persyaratan administrasi.

“Nama-nama ini saya terima. Selanjutnya kami harapkan seluruh yang diusulkan segera melengkapi persyaratan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Sujai.

Sementara itu, Plt Camat Ligung, Rizky Ginanjar S., S.STP., M.Si., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam membangun desa.

Menurutnya, setiap desa memiliki tantangan yang berbeda, dan musyawarah menjadi salah satu cara terbaik untuk menemukan solusi melalui dialog yang sehat.

“Setiap desa memiliki persoalannya masing-masing. Musyawarah ini menjadi solusi alternatif agar berbagai permasalahan dapat diselesaikan. Saya berharap pemerintah desa dan masyarakat terus bersatu serta bekerja sama memajukan Desa Kedungkencana,” tuturnya.

Musyawarah tersebut turut dihadiri Kapolsek Ligung, Danramil Ligung, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta berbagai unsur lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap proses penguatan tata kelola pemerintahan desa.

Di balik daftar nama yang diserahkan, tersimpan harapan agar lahir para pengabdi yang mampu bekerja dengan hati, mendengar suara rakyat, dan menguatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebab membangun desa bukan hanya menghadirkan pembangunan fisik, melainkan juga menghadirkan pemimpin dan aparatur yang dipercaya warganya. Dari ruang musyawarah yang sederhana itulah, cita-cita tentang desa yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera terus dirawat bersama.*** (AB)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *