banner 728x250

Majalengka Tabuh Genderang Perang Lawan LGBT dan Judol

banner 120x600
banner 468x60

AB CHANNEL – Di tengah derasnya arus zaman yang membawa gelombang tantangan baru, para ulama dan tokoh agama di Majalengka memilih untuk tidak tinggal diam.Rabu 15/7/2026.

Gerakan Organisasi Islam Perangi Maksiat atau GEMMA Majalengka menggelar pertemuan strategis di Gedung Bapermin DPD PUI Kabupaten Majalengka.

banner 325x300

Pertemuan itu menjadi penanda: bahwa benteng iman dan akhlak akan kembali dikokohkan.Hadir dalam forum itu barisan ormas Islam terbesar di Bumi Sindang Kasih.

Dari Nahdlatul Ulama NU, Muhammadiyah, Persatuan Ummat Islam PUI, Persatuan Islam, hingga elemen keislaman lainnya.

Satu meja, satu suara, satu tekad Membedah Luka Zaman Di ruang musyawarah itu, para kiai membedah persoalan yang kini kian terang-terangan muncul di ruang publik.

Bukan lagi bisik-bisik, tapi nyata dan menyasar langsung ke jantung keluarga.

Isu yang mengemuka antara lain:

1. Peredaran gelap narkoba yang merayap hingga ke pelosok desa

2. Prostitusi online yang menjual tubuh lewat layar gawai

3. Judi online yang menggerus harta dan akal

4. Upaya pemurtadan yang menyusup halus

5. Gerakan LGBT yang gencar dipromosikan di media sosial, membidik generasi muda sebagai sasarannya “Merusak Fisik, Mental, dan Moral”

Ketua DPD Persis Kabupaten Majalengka, KH Otong Nurul Huda, S.H., menyampaikan peringatan dengan nada tegas namun penuh keprihatinan.

“Narkoba dan LGBT bukan sekadar persoalan kesehatan. Ia merobohkan dua pilar sekaligus: fisik dan mental anak-anak kita hancur, dan fondasi moral mereka runtuh,” ujarnya.

Kekhawatiran itu bukan tanpa dasar. Data kepolisian Majalengka mencatat, rentang kasus narkoba dari Jatiwangi hingga Cikijing terus naik.

Mirisnya, para pelaku datang dari berbagai latar, termasuk mahasiswa yang seharusnya menjadi harapan bangsa. Menjadi Benteng di Era Digital.

Senada, Ketua DPD PUI Majalengka KH. Asep Zaki Mulyatno menegaskan, di era digital saat ini, ormas Islam tak boleh hanya menjadi penonton.

“Ormas Islam harus menjadi benteng. Benteng yang dibangun dengan pendidikan karakter dan dakwah yang menyentuh. Kita lawan judi online, narkoba, hingga propaganda LGBT dengan cahaya ilmu, agar umat punya imun, tidak mudah terpecah,” tegasnya.

Melalui GEMMA, seluruh ormas yang hadir menyatakan dukungan penuh kepada Pemerintah Daerah dan aparat keamanan.

Mereka mendesak tindakan tegas dan tanpa kompromi kepada para bandar judi online dan pengedar narkoba, Menuju Majalengka Langkung SAE.

Harapan agar ukhuwah antara ulama dan umara semakin erat. Agar masyarakat, pemerintah, dan tokoh agama berjalan dalam satu barisan.Karena Majalengka yang aman, damai, dan religius bukan mimpi. Ia adalah rumah yang harus dijaga bersama.***

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *