AB CHANNEL – Harapan jutaan orang tua siswa di Jawa Barat kembali mendapat kepastian. Minggu, 19 Juli 2026.
Di tengah munculnya wacana pengaktifan kembali SPP untuk SMA dan SMK negeri, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara.
Gubernur Jabar menegaskan pemerintah provinsi menolak pemberlakuan kembali SPP dan memastikan pendidikan di jenjang SMA/SMK negeri tetap gratis.
Menurut Dedi Mulyadi, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap anak memperoleh hak pendidikan tanpa dibayangi kekhawatiran biaya sekolah.
Ia menegaskan, sekolah harus mengoptimalkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang telah tersedia, sementara kebutuhan fasilitas yang belum terpenuhi dapat didukung melalui anggaran pemerintah daerah.
“Kami tegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan memberlakukan pembayaran SPP. Kami tetap berpegang teguh bahwa pendidikan merupakan kewajiban pemerintah. SMA dan SMK di Jawa Barat gratis,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip AB CHANNEL dari akun media sosial pribadinya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab polemik yang berkembang setelah muncul usulan dari DPRD Jawa Barat yang membidangi Pendidikan mengenai kemungkinan pengaktifan kembali SPP.
Wacana itu sebelumnya diketahui masih dalam tahap kajian oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.Bagi Dedi Mulyadi, sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi anak-anak untuk menggantungkan cita-cita.
Karena itu, ia menilai kebijakan SPP gratis harus tetap dipertahankan agar akses pendidikan semakin terbuka dan tidak menambah beban ekonomi masyarakat di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Di balik setiap seragam putih abu-abu, ada mimpi yang sedang tumbuh.
Ada orang tua yang bekerja dari pagi hingga senja demi melihat anaknya menggapai masa depan.
Ketika pintu sekolah tetap terbuka tanpa biaya SPP, yang dijaga bukan hanya angka dalam anggaran, melainkan juga harapan ribuan keluarga agar pendidikan tetap menjadi jembatan menuju kehidupan yang lebih baik.*** (Deni)


















