banner 728x250

Ada Kabar yang Ditunggu Pengendara! Mulai Hari Ini, Harga Tiga Jenis BBM Pertamina Berubah, Benarkah Lebih Murah?

banner 120x600
banner 468x60

AB CHANNEL – Awal Agustus 2026 membawa kabar yang membuat banyak pengendara menoleh ke papan harga di SPBU.

Di tengah dinamika harga minyak dunia dan fluktuasi nilai tukar rupiah, Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi.

banner 325x300

Bagi sebagian masyarakat, setiap perubahan harga BBM bukan sekadar angka yang berganti. Ia menjadi penentu langkah perjalanan, biaya usaha, hingga perhitungan pengeluaran rumah tangga.

Kali ini, kabar baik datang karena sejumlah produk BBM non-subsidi mengalami penurunan harga mulai 1 Agustus 2026.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan dengan mengacu pada perkembangan rata-rata harga minyak dunia serta nilai tukar rupiah, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin bagi masyarakat,” kata Kitty dalam keterangan resmi, Sabtu (1/8/2026).

Berdasarkan penyesuaian tersebut, Pertamax Turbo kini turun dari Rp19.300 menjadi Rp18.300 per liter.

Sementara Pertamax Green 95 juga mengalami penurunan dari Rp17.000 menjadi Rp16.600 per liter.

Tak hanya itu, Pertamax (RON 92) yang menjadi pilihan banyak pengguna kendaraan pribadi kini dibanderol Rp15.950 per liter, turun dari harga sebelumnya Rp16.250 per liter.

Di sisi lain, harga Pertamina Dex masih bertahan di Rp21.150 per liter, sedangkan Dexlite tetap dijual Rp19.700 per liter tanpa perubahan.

Harga tersebut berlaku untuk wilayah yang menerapkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5 persen, seperti DKI Jakarta.

Penyesuaian harga ini diharapkan dapat memberikan sedikit ruang bagi masyarakat di tengah berbagai kebutuhan yang terus bergerak.

Meski demikian, Pertamina menegaskan bahwa kebijakan harga BBM non-subsidi akan terus mengikuti dinamika harga energi global, nilai tukar rupiah, serta kebijakan pemerintah agar pasokan energi nasional tetap terjaga dan tersedia bagi seluruh masyarakat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *