AB CHANNEL– Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dalam penegakan disiplin Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebanyak 309 pegawai dijatuhi sanksi atas berbagai pelanggaran, sementara 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG ditangguhkan operasionalnya karena tidak memenuhi standar.
Kepala BGN, Sudaryono atau yang akrab disapa Pak Dar, menegaskan bahwa lembaganya menerapkan prinsip zero tolerance terhadap setiap bentuk pelanggaran, baik yang dilakukan pegawai maupun mitra penyelenggara program.
Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (27/7), Pak Dar merinci jumlah pelanggaran yang telah ditindak.
261 pegawai non-ASN ditangguhkan karena diduga melakukan pelanggaran disiplin. 9 kasus pelanggaran berat yang melibatkan ASN dan PPPK sedang diproses. 39 pegawai dijatuhi sanksi administratif atas pelanggaran ringan.
Selain penindakan terhadap sumber daya manusia, BGN juga menghentikan sementara operasional 833 SPPG yang belum memenuhi standar operasional.
Rinciannya meliputi:
98 SPPG di Wilayah I (Sumatra).
311 SPPG di Wilayah II (Jawa dan Madura).
424 SPPG di Wilayah III.
Penangguhan dilakukan setelah ditemukan berbagai pelanggaran, mulai dari standar kebersihan dan sanitasi yang tidak terpenuhi, kualitas makanan yang tidak sesuai ketentuan, hingga fasilitas pendukung seperti instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang belum memenuhi persyaratan.
Pak Dar menegaskan, dapur yang ditangguhkan tidak diperbolehkan beroperasi dan tidak menerima pembayaran hingga seluruh standar yang ditetapkan BGN dipenuhi.
“SPPG yang ditangguhkan benar-benar dihentikan operasionalnya sampai memenuhi standar yang telah ditetapkan. Ini adalah bentuk ketegasan kami dalam menjaga kualitas Program MBG,” tegasnya.
Meski ratusan dapur dihentikan sementara, BGN memastikan pelayanan kepada para penerima manfaat tetap berjalan.
Distribusi makanan akan dialihkan ke SPPG lain agar peserta didik tetap menerima makanan bergizi sesuai jadwal.
Pak Dar menegaskan bahwa tindakan tegas ini dilakukan untuk menjaga kredibilitas Program MBG sekaligus melindungi ribuan mitra yang selama ini telah bekerja sesuai aturan.
“Kami tidak ingin pelanggaran yang dilakukan oleh segelintir oknum merusak kepercayaan masyarakat terhadap ribuan mitra dan petugas yang bekerja secara jujur dan profesional. Yang bekerja baik akan kami apresiasi, sedangkan yang melanggar akan kami tindak tegas sesuai aturan,” ujarnya.
BGN menegaskan akan terus memperkuat sistem pengawasan dan meningkatkan standar operasional di seluruh SPPG agar Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara aman, berkualitas, transparan, dan akuntabel.***



















