AB CHANNEL – Warga yang melintas di ruas Jalan Bantarwaru–Leuweunghapit, Kabupaten Majalengka, mendadak dibuat geger. Bukan karena kecelakaan, melainkan penemuan bayi laki-laki yang sudah meninggal dunia dan ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Fadil, di Sabah Blok Bengkok, Desa Sukawera, Ligung-Majalengka. Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat itu, Fadil bermaksud melihat kondisi tanaman padi. Namun, di tengah perjalanan, perhatiannya justru tertuju pada sebuah kantong (Goodie bag) yang awalnya ia kira hanya sampah.
“Saya menemukan tidak sengaja, sekitar jam 15.00. Pagi belum ada, sampai tengah hari juga belum ada. Kok ada yang buang kantong, saya kira sampah. Pas diangkat ternyata berat dan ternyata bayi,” ungkap Fadil.
Betapa terkejutnya Fadil ketika mengetahui isi kantong tersebut bukan sampah biasa, melainkan sesosok bayi laki-laki yang sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Informasi di lokasi menyebutkan, ari-ari bayi masih menempel. Jasad bayi ditemukan dalam keadaan dibungkus plastik dan kain mirip kerudung, kemudian dimasukkan ke dalam goodie bag berwarna pink.
Penemuan tragis tersebut sontak mengundang perhatian warga. Dalam waktu singkat, masyarakat berdatangan untuk melihat lokasi kejadian.
Banyaknya warga yang penasaran bahkan membuat arus kendaraan di ruas Jalan Bantarwaru–Leuweunghapit sempat tersendat hingga terjadi kemacetan.
Petugas kepolisian kemudian datang ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan awal.
Tim Inafis Polres Majalengka tampak berada di lokasi bersama Kapolsek Ligung, Anggota Koramil serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Ligung.
Lokasi penemuan pun ditangani serta dipasang police line untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan.
Hingga kini, penemuan bayi tersebut masih dalam penanganan Polsek Ligung, Polres Majalengka.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang tega meninggalkan bayi tersebut serta bagaimana bayi malang itu bisa berada di lokasi.
Kasus ini pun menyisakan tanda tanya besar: siapa yang membuang bayi tersebut, dan kapan bayi itu diletakkan di lokasi?
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengungkap fakta sebenarnya.*** (AB)





















