Responsif
Daerah  

Pernah Berkarier di PDI Perjuangan, H. Hamzah Politisi Asal Utara Majalengka Diisukan Pindah Partai

AB CHANNEL— Nama Ir. H. Hamzah Nasyah, MM., Alumni IPB ( Institut Pertanian Bogor) Angkatan 29 kembali menjadi perbincangan di kalangan politik Majalengka. Rabu, 14 Oktober 2026.

Sosok yang pernah berkarier melalui PDI Perjuangan dan berhasil menduduki kursi DPRD dengan perolehan suara terbanyak dari Dapil lll itu kini diselimuti isu kepindahan ke partai politik lain.

Kabar tersebut menambah perhatian terhadap perjalanan politik Hamzah, yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu figur yang pernah berkiprah di PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka.

Perjalanan Hamzah di partai berlambang banteng moncong putih itu bukan tanpa cerita.

Berdasarkan informasi yang beredar, keputusannya bergabung dengan PDI Perjuangan kala itu tidak terlepas dari wejangan almarhum. Prof. KH. Buya Sakur Yasin, sosok yang disebut memiliki peran dalam perjalanan politiknya.

Dari perjalanan tersebut, Hamzah kemudian berhasil meraih kepercayaan masyarakat hingga duduk sebagai anggota DPRD dengan perolehan suara yang cukup signifikan.

Capaian itu menjadi bagian penting dalam rekam jejak politiknya di Kabupaten Majalengka.

Namun, dinamika politik terus berjalan, sementara arah politik Hamzah saat ini mulai menjadi tanda tanya setelah muncul isu dirinya bakal berpindah partai.

Saat ditemui di kediamannya pada Rabu (14/10/2026), Hamzah belum memberikan jawaban tegas terkait kabar yang menyebut dirinya akan meninggalkan PDI Perjuangan dan bergabung dengan partai lain.

Ia hanya tersenyum ketika ditanya mengenai isu tersebut.

Hamzah justru menegaskan bahwa saat ini dirinya tengah memusatkan perhatian pada kegiatan bisnis.

“Saya sekarang fokus bisnis aja, Mas. Untuk politik sekarang no comment dulu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut belum memberikan kepastian mengenai benar atau tidaknya isu kepindahan partai yang beredar.

Hamzah juga belum menyampaikan penjelasan lebih lanjut mengenai rencana politiknya ke depan.

Sikap Hamzah yang belum bersedia berkomentar membuat isu tersebut masih menyisakan tanda tanya.

Apakah ia benar-benar akan kembali mengambil langkah politik melalui partai lain, atau memilih berkonsentrasi pada dunia usaha untuk sementara waktu?

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan tegas dari Hamzah yang mengonfirmasi kepindahan partai tersebut.

Karena itu, kabar mengenai arah politiknya masih perlu ditunggu melalui keterangan resmi yang bersangkutan.

Perjalanan Hamzah di PDI Perjuangan, rekam jejaknya di DPRD, serta kedekatannya dengan almarhum Prof. KH. Buya Sakur Yasin menjadi bagian dari latar belakang yang membuat isu ini menarik untuk dicermati.

Publik Majalengka kini menanti kejelasan mengenai langkah Hamzah berikutnya, di tengah pilihannya untuk sementara fokus pada bisnis dan belum memberikan komentar lebih jauh mengenai politik.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *