Responsif
Daerah  

Kuwu Eka Rasmika Sambut Kampung Sosial di Kedungsari, Berharap Warga Miskin Naik Desil

AB CHANNEL – Pemerintah Desa Kedungsari, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, menyambut pelaksanaan kegiatan Kampung Sosial yang digelar pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan sosial dan kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dra. Hj. Iis Rostiasih, M.Si., Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Kabupaten Majalengka, Dr. H. Ida Heriyani, S.KM., Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan itu, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menyalurkan berbagai bantuan kepada masyarakat, mulai dari paket sembako, alat bantu jalan bagi warga yang membutuhkan, peralatan memasak untuk pelaku usaha kecil, serta bantuan lainnya.

Kuwu Kedungsari, Eka Rasmika, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yang telah hadir langsung di desanya untuk melaksanakan program Kampung Sosial sekaligus memberikan bantuan kepada masyarakat.

Menurut Eka, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi motivasi bagi warga untuk terus berupaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga.

“Terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yang telah hadir dan memberikan perhatian kepada masyarakat Desa Kedungsari. Kami berharap kegiatan Kampung Sosial ini dapat memberikan motivasi kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di desil 1, agar ke depannya bisa meningkat ke desil 2 dan seterusnya,” ungkap Eka.

Ia menegaskan, peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan semangat, kemauan untuk bangkit, serta dukungan dari berbagai pihak.

Karena itu, program Kampung Sosial diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam membuka peluang bagi masyarakat untuk memperbaiki kondisi ekonominya.

3,4 Juta Warga Jawa Barat Masih Menghadapi Kemiskinan

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dra. Hj. Iis Rostiasih, M.Si., menyampaikan bahwa penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat masih membutuhkan intervensi terpadu serta kolaborasi berbagai pihak.

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikannya, angka kemiskinan di Jawa Barat mencapai 6,54 persen atau sekitar 3,4 juta jiwa. Adapun di Kabupaten Majalengka, angka kemiskinan tercatat sebesar 10,3 persen atau sekitar 126.600 jiwa.

Khusus di Kecamatan Ligung, berdasarkan data Maret 2026, tercatat sebanyak 4.430 jiwa berada pada desil 1. Sementara itu, di Desa Kedungsari terdapat 169 jiwa dalam kelompok tersebut. Dalam kegiatan Kampung Sosial kali ini, sebanyak 103 orang dari kelompok desil 1 hadir untuk menerima manfaat dan mengikuti kegiatan.

“Penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masih perlu intervensi terpadu dan kolaborasi berbagai pihak,” ujar Iis.

Ia menjelaskan, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menjalankan lima program, yakni Kampung Sosial, Teman Sosial, Modal Sosial, Jalan-Jalan Sosial, dan Kawal Bansos. Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat dukungan sosial dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemkab Majalengka Dorong Kolaborasi Berkelanjutan

Asda II Kabupaten Majalengka, Dr. H. Ida Heriyani, S.KM., menyampaikan bahwa persoalan sosial merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Menurutnya, penanganan masalah sosial membutuhkan keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, masyarakat, serta seluruh pihak yang berkaitan dengan upaya peningkatan kesejahteraan.

Ia juga menekankan pentingnya membangun pola pikir positif dan semangat untuk bangkit dengan memanfaatkan dukungan serta potensi yang dimiliki.

“Target kita meningkatkan desil dari satu ke dua dan seterusnya. Kita harus mampu berpikir dan bangkit dengan apa yang kita peroleh saat ini,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Majalengka, lanjutnya, mengapresiasi pelaksanaan Kampung Sosial di Desa Kedungsari. Ke depan, sinergi antara Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Kabupaten Majalengka, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa diharapkan semakin kuat agar program penanggulangan kemiskinan dapat berjalan lebih optimal.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Kedungsari berharap bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban masyarakat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi pemicu tumbuhnya kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.*** (AB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *