Responsif
Daerah  

16 Pelajar, Satu Perjuangan: Paskibra SMPN 1 Ligung Ukir Prestasi di Tingkat Kabupaten

AB CHANNEL — Prestasi membanggakan ditorehkan tim Paskibra SMP Negeri 1 Ligung, Kabupaten Majalengka. Mengikuti ajang Lomba Olahraga Baris-Berbaris (LOBB/LKBB) pada 27 September, tim yang beranggotakan 16 siswa itu berhasil meraih Juara 2 tingkat Kabupaten Majalengka. Rabu, 7 September 2026.

Dari 16 personel tersebut, satu siswa laki laki bertugas sebagai danton, sementara personel lainnya merupakan putri. Kekompakan, kedisiplinan, ketepatan gerakan dan semangat pantang menyerah menjadi bagian dari perjuangan mereka hingga mampu berdiri sebagai salah satu tim terbaik di tingkat kabupaten.

Tak hanya membawa pulang gelar juara, prestasi tersebut juga membuka kesempatan lebih besar. Tim Paskibra SMPN 1 Ligung mendapatkan golden ticket untuk melanjutkan perjuangan ke tingkat Provinsi Jawa Barat atau Kejurda.

Namun, kesempatan itu pada akhirnya belum dapat dimanfaatkan.

Ada sejumlah pertimbangan yang membuat keberangkatan ke tingkat provinsi tidak memungkinkan. Salah satunya kondisi fisik siswa yang cukup terkuras setelah sebelumnya mengikuti agenda kegiatan Pramuka.

Selain itu, persoalan biaya juga menjadi pertimbangan. Keikutsertaan di tingkat Provinsi Jawa Barat membutuhkan anggaran yang harus ditanggung pihak sekolah, sementara kondisi pembiayaan belum memungkinkan untuk memberangkatkan seluruh tim.

Piala yang Diraih SMPN 1 Ligung, Majalengka

Kepala SMP Negeri 1 Ligung, Ade Suharto, S.Pd., menyampaikan bahwa kondisi tersebut menjadi bagian dari pertimbangan sekolah.

Meski harus merelakan tiket menuju tingkat provinsi, capaian Juara 2 Kabupaten tetap menjadi catatan penting bagi perjalanan tim Paskibra SMPN 1 Ligung.

Sebab, prestasi tidak selalu diukur dari seberapa jauh seseorang melangkah setelah mendapatkan kesempatan. Terkadang, keberanian untuk berjuang, proses latihan, kedisiplinan dan pengalaman yang diperoleh justru menjadi bekal paling berharga untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Perjalanan tim Paskibra SMPN 1 Ligung juga menjadi momentum evaluasi untuk menghadapi kompetisi berikutnya.

Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah rencana mengikuti lomba tingkat provinsi di salah satu SMP di Sumedang, yakni LKBB Trisula.

Pengalaman tahun ini diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran agar persiapan ke depan dilakukan lebih matang, baik dari sisi fisik, teknis, jadwal kegiatan maupun dukungan pembiayaan.

Apalagi, persaingan di tingkat Jawa Barat bukan perkara mudah. Tahun sebelumnya, prestasi tingkat provinsi juga telah ditorehkan oleh SMPN 1 Ligung.

Pada 2025, DI SMKN 1 Majalengka SMPN 1 Ligung berhasil meraih Juara 2, sementara DinSMPN 1 Leuwimunding meraih Juara 1 tingkat Jawa Barat.

Catatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa peluang untuk membawa nama Majalengka ke tingkat yang lebih tinggi terbuka lebar, selama pembinaan dan persiapan dilakukan secara konsisten.

Bagi para siswa Paskibra SMPN 1 Ligung, golden ticket yang belum dapat digunakan bukan berarti perjuangan mereka berakhir.

Justru dari sinilah sebuah proses pembelajaran dimulai.

Menjadi juara bukan hanya tentang piala yang dibawa pulang, tetapi tentang karakter yang terbentuk selama menjalani latihan.

Keringat yang jatuh saat latihan, rasa lelah setelah berjam-jam berbaris, teguran pelatih, kekompakan tim hingga keberanian tampil di hadapan juri merupakan pengalaman yang tidak akan sia-sia.

Hari ini mereka mungkin harus merelakan kesempatan tampil di tingkat provinsi. Namun pengalaman tersebut dapat menjadi modal untuk kembali berdiri lebih kuat pada kompetisi berikutnya.

Karena dalam sebuah perjuangan, gagal melangkah ke babak berikutnya bukan berarti kalah. Kadang, kita hanya sedang dipersiapkan untuk kesempatan yang lebih besar.

Bagi Paskibra SMPN 1 Ligung, Juara 2 Kabupaten bukanlah garis akhir. Itu adalah titik awal untuk bermimpi lebih tinggi.*** (AB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *