Responsif
Daerah  

Hari Jadi ke-216 Panjalin Kidul, Tradisi Budaya Didorong Jadi Agenda Wisata Majalengka

AB CHANNEL – Peringatan Hari Jadi Desa Panjalin Kidul ke-216, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, menjadi momentum penting untuk melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat. Minggu, 1 November 2026

Kepala Desa Panjalin Kidul, Dudung Abdullah Yasin, menegaskan bahwa kegiatan kebudayaan yang secara konsisten diselenggarakan setiap tahun merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam menjaga tradisi dan identitas budaya masyarakat.

Ia berharap kegiatan tersebut mendapat dukungan lebih luas dari pemerintah daerah agar ke depan dapat berkembang menjadi agenda tahunan wisata budaya Kabupaten Majalengka.

“Kami konsisten menyelenggarakan acara kebudayaan. Kami berharap kegiatan ini lebih didukung lagi dan menjadi agenda tahunan wisata budaya Majalengka supaya semakin baik,” ujar Dudung.

Peringatan hari jadi tersebut turut dihadiri Bupati Majalengka H. Eman Suherman, unsur Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan, anggota DPRD, Dinas PUTR, Camat Sumberjaya, Kapolsek Sumberjaya, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Majalengka H. Eman Suherman mengungkapkan pengalamannya saat mengikuti karnaval Hari Jadi Desa Panjalin Kidul pada tahun sebelumnya.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu kenangan tersendiri sekaligus menggambarkan kuatnya tradisi dan semangat kebersamaan masyarakat.

Menurutnya, menjaga kebudayaan bukan hanya tentang mempertahankan tradisi yang diwariskan leluhur, tetapi juga membangun kerukunan antara perangkat desa dan masyarakat.

Bupati pun menyampaikan doa dan harapannya agar Desa Panjalin Kidul terus berkembang.

“Momentum hari jadi Desa Panjalin Kidul ini, saya doakan berkah, barokah dan sukses terus untuk Panjalin Kidul,” ungkap Eman.

Peringatan ke-216 ini menjadi pengingat bahwa kekayaan budaya desa merupakan aset yang patut dijaga.

Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, tradisi lokal diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan tahunan, tetapi juga mampu berkembang sebagai daya tarik wisata budaya Majalengka.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *