AB CHANNEL– Politik tak selalu lahir dari riuhnya panggung kampanye. Ia sering tumbuh perlahan, menyusuri jalan-jalan desa, mengetuk pintu rumah warga, lalu bersemi dari kepercayaan yang dirawat setiap hari. Kamis, 23 Juli 2026.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Majalengka memilih menanam akar sebelum membangun menara. Bukan sekadar berbicara tentang kontestasi, tetapi juga tentang bagaimana partai hadir di tengah masyarakat sebagai pengawal kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Ketua DPC PAN Kabupaten Majalengka, H. Rona Firmansyah, menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi menjadi langkah awal untuk memastikan PAN semakin dekat dengan masyarakat sekaligus mampu mengawal berbagai program pemerintah dari pusat, provinsi, hingga daerah.
“Alhamdulillah, bersama seluruh relawan dan jajaran, kami menyadari bahwa langkah PAN berjalan beriringan dengan pemerintah daerah yang dibimbing oleh Bupati dan Wakil Bupati. Ini menjadi bukti keseriusan PAN untuk memastikan seluruh program, baik dari pusat maupun provinsi, dapat terlaksana dengan baik dan bermanfaat,” ujar Rona. Rabu, 22 Juli 2026.
Di balik pernyataan itu, tersirat sebuah pesan bahwa pertarungan politik tidak hanya ditentukan oleh siapa yang paling lantang berbicara, tetapi juga oleh siapa yang paling konsisten bekerja di tengah masyarakat.
Mengusung semangat “PAN di Depan, Terdepan Menjaga dan Mengawal Program”, partai berlambang matahari putih itu mulai memperkuat barisan hingga ke tingkat desa, Rukun Warga (RW), bahkan menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat.
Langkah tersebut diyakini menjadi fondasi agar setiap program pemerintah tidak berhenti sebagai dokumen kebijakan, tetapi benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Majalengka.
“Kami berharap dengan penguatan struktur ini, jajaran partai mampu mengimplementasikan amanat dan menginformasikan setiap kebijakan yang dijalankan pemerintah. Ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang kami,” katanya.
PAN memilih tidak tergesa-gesa berbicara soal peta koalisi maupun kandidat. Fokus utama saat ini adalah membangun kekuatan organisasi hingga ke akar rumput.
Bagi PAN, kemenangan bukan sekadar hasil akhir, melainkan buah dari kerja panjang yang dibangun melalui kedekatan dengan masyarakat.
Rona pun tidak menampik bahwa berbagai pandangan politik masih berkembang di tengah masyarakat. Namun, ia optimistis penguatan mesin partai akan menjadi bekal penting menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mendatang.
“Kami masih mematangkan rencana. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan struktur partai kuat sampai ke akar rumput. Harapan kami, Insya Allah PAN dapat menjadi salah satu kekuatan utama, bahkan berada di tiga besar, dan pantas meraih kemenangan nantinya,” tegasnya.
Di Majalengka, arah angin politik mulai terasa bergerak. Satu per satu partai mulai menyusun langkah, merapatkan barisan, dan menyiapkan strategi.
Di balik kesibukan itu, publik pun menanti, siapa yang kelak benar-benar mampu mengubah kepercayaan masyarakat menjadi kemenangan di panggung demokrasi.*** (AB)











