Responsif
Daerah  

Rumah Produksi Kue di Jatitujuh Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Nyampe 50 Juta

AB CHANNEL– Aroma manis kue yang biasa merebak dari sebuah dapur di Blok Rancabolang, Desa Pasindangan, mendadak berganti menjadi kepulan asap pekat. Sabtu (22/8/2026).

Siang yang tenang berubah menjadi kepanikan ketika tempat menggantungkan asa rizki keluarga itu dilahap si jago merah.​

Sekitar pukul 14.30 WIB, dua warga setempat, Mulyadi dan Dedi Junaedi, mendapati titik api mulai membesar dari arah dapur—ruangan vital tempat adonan kue disulap menjadi rupiah.

Mengingat dapur tersebut aktif digunakan untuk produksi harian, percikan api yang diduga akibat korsleting listrik itu dengan cepat menyambar isi ruangan.​Di tengah situasi mencekam, nilai kegotongroyongan warga Jatitujuh begitu terasa.

Tanpa menunggu lama setelah laporan diterima perangkat desa dan Babinsa, warga bahu-membahu menenteng ember dan peralatan seadanya.

Dengan sisa tenaga dan kepedulian sesama tetangga, mereka berjuang menjinakkan si jago merah agar tak merembet ke pemukiman lain.​

“Mendapat laporan, Babinsa bersama masyarakat setempat langsung bergerak melakukan upaya pemadaman menggunakan peralatan seadanya,” tutur Batituud Koramil 1714/Jatitujuh, Pelda Tanto.​

Perjuangan itu membuahkan hasil. Tepat pukul 15.30 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Namun, duka menyelimuti sang pemilik usaha.

Dapur beserta alat-alat produksi yang menjadi ‘mesin pencari nafkah’ kini tinggal puing-puing hitam berkabut jelaga, dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.​

Usai pemadaman, Babinsa dan warga tetap bertahan di lokasi untuk menyisir sisa-sisa api demi memastikan tak ada bara yang tersembunyi.

Musibah ini menjadi pengingat pahit bagi kita semua. Koramil 1714/Jatitujuh mengimbau masyarakat untuk senantiasa memeriksa keamanan instalasi listrik, terutama pada peralatan usaha yang beroperasi intensif, agar hangatnya dapur produksi tak berubah menjadi duka.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *