AB CHANNEL– Langkah cepat dan masif dalam mengawal ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan oleh jajaran TNI.
Babinsa Koramil 1713/Ligung, Serka Chairul Anam, mendadak jadi sorotan setelah turun langsung menerobos area persawahan Blok Lembang, Desa Ligung Lor, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Rabu (26/8/2026).
Tak sekadar mendampingi panen padi, aksi ini menjadi sinyal kuat perang melawan ancaman krisis pangan di daerah!
Kegiatan yang dihadiri oleh perangkat Desa bidang Ekbang, penyuluh pertanian, serta puluhan petani lokal ini tak hanya merayakan hasil panen, tetapi juga merumuskan strategi tempur menghadapi ancaman serius pada Musim Tanam Kedua (MT II).
Solusi Ekstrim dan Inovatif Hadapi Ancaman MT II
Di tengah ancaman kekeringan yang melanda sejumlah titik sawah dan serbuan hama tikus yang meresahkan, Serka Chairul bersama para petani mengambil langkah taktis:
- Predator Alami Hama: Menguasai serangan tikus tanah secara alami dengan mendirikan rumah burung hantu (Rubuha) di titik-titik krusial persawahan.
- Pengawalan Air Ketat: Mengawal secara intensif distribusi dan pasokan air ke lahan-lahan rawan kekeringan agar bulir padi tetap tumbuh optimal.
Perintah Presiden: Pangan Adalah Benteng Pertahanan Nasional!
Serka Chairul menegaskan bahwa pendampingan ini merupakan eksekusi langsung dari instruksi Presiden untuk memperkuat benteng ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.
“Kami mengajak para petani untuk lebih bergairah lagi meningkatkan ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional, sesuai dengan instruksi Bapak Presiden,” tegas Serka Chairul di sela-sela kegiatan panen.
Sinergi sengit antara TNI, pemerintah desa, penyuluh, dan petani ini membuktikan bahwa Koramil 1713/Ligung tidak main-main. Pendim 0617 mencatat komitmen penuh TNI untuk terus hadir di tengah lumpur sawah demi memastikan stok pangan Kabupaten Majalengka aman terkendali!*** (Yayan)





















