Responsif
Daerah  

Maulid Nabi di Kedungkencana Meriah, Sholawat Menggema, Puluhan Yatim Piatu dan Jompo Terima Santunan

module: a; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 37.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~25: 0.0;

AB CHANNEL – Lantunan sholawat menggema, ayat suci Al-Qur’an mengalun khidmat, sementara suasana haru menyelimuti saat puluhan anak yatim piatu dan warga jompo menerima santunan.

Itulah suasana penuh keberkahan dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hidayah, Desa Kedungkencana, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Kamis (27/8/2026).

Sejak siang hari, masyarakat telah memadati kawasan Masjid Al Hidayah untuk mengikuti rangkaian acara. Kegiatan diawali dengan sholawat bersama, dilanjutkan penampilan Hadroh IRMAS Masjid Al Hidayah yang membuat suasana semakin semarak dan religius.

Tak hanya menjadi peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial.

Sebanyak 45 anak yatim piatu serta warga jompo menerima santunan. Penyerahan santunan dilakukan oleh Ketua DKM, Ketua BPD, serta mantan anggota DPRD.

Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang paling menyentuh dalam rangkaian acara.

Lantunan Al-Qur’an hingga Ceramah Penuh Hikmah

Nuansa religius semakin terasa ketika Ustaz Abdul Jalil dari Indramayu melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Suasana kemudian semakin khusyuk saat jamaah mendengarkan siraman rohani dari KH. Jamaludin Khafi asal Bongas, Indramayu.

Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Desa Kedungkencana Sujai, perangkat desa, BPD, MUI Desa, tokoh masyarakat, pemuda hingga kaum ibu.

Berkat Urunan Warga, Maulid Tetap Terlaksana

Ketua Panitia, Ustaz Ahmad Jamhur, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya, peringatan Maulid Nabi kali ini dapat terlaksana berkat kerja sama dan urunan dari berbagai pihak, meskipun digelar secara sederhana.

“Semoga mendapatkan barokah. Tujuan Mauludan kita adalah bersyukur kepada Allah,” ujar Ustaz Ahmad Jamhur.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berpartisipasi dalam menyukseskan acara tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Semoga Allah membalas segala kebaikan bapak dan ibu,” ucapnya.

Kades Sujai: Terima Kasih untuk Panitia dan Warga

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kedungkencana, Sujai, memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan hingga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat terselenggara dengan baik.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran DKM yang terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan serta seluruh warga yang ikut berpartisipasi.

Namun di tengah suasana penuh kebersamaan itu, Sujai juga menyampaikan sejumlah informasi penting terkait program pemerintah desa.

Salah satunya mengenai program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Menurut Sujai, kuota awal sebanyak 1.000 bidang telah terpenuhi. Namun, proses administrasi dan penyelesaian program tersebut tidak semudah yang dibayangkan.

“Prosesnya tidak mudah seperti yang kita kira. Di antaranya persyaratannya masih banyak kekurangan dengan adanya peraturan baru yang kemudian disampaikan pihak dinas,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, salah satu persoalan yang cukup menyulitkan adalah terkait riwayat tanah yang masih belum lengkap atau harus diperbaiki.

Akibatnya, sejumlah data dan dokumen harus direvisi kembali agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, Pemerintah Desa Kedungkencana memastikan tidak akan tinggal diam.

“Jangan khawatir, kami terus berupaya memperbaiki, berkomunikasi dan melakukan negosiasi dengan pihak BPN,” tegas Sujai.

Kabar baiknya, Desa Kedungkencana kembali mendapatkan tambahan kuota PTSL sebanyak 250 bidang.

Bagi masyarakat yang masih berminat mengurus sertifikat tanah, Sujai mengimbau agar segera mendatangi Kantor Desa Kedungkencana untuk mendapatkan informasi dan melakukan pengajuan.

Pajak Baru 20 Persen, Warga Diingatkan Segera Membayar

Selain persoalan PTSL, Sujai juga menyinggung soal pembayaran pajak.

Ia mengungkapkan, hingga pekan sebelumnya realisasi pembayaran pajak di Desa Kedungkencana baru mencapai sekitar 20 persen.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat yang belum menunaikan kewajiban pembayaran pajak agar segera melakukannya.

Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Hidayah pun tak sekadar menjadi acara seremonial.

Di balik gemuruh sholawat, lantunan ayat suci dan siraman rohani, terselip pesan tentang kepedulian terhadap sesama, gotong royong, persatuan serta tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.

Dari urunan sederhana warga, lahirlah sebuah peringatan yang penuh makna. Dari tangan-tangan yang saling membantu, puluhan yatim piatu dan warga jompo merasakan kepedulian.

Maulid Nabi di Kedungkencana menjadi bukti bahwa ketika masyarakat bersatu dalam kebaikan, kegiatan sederhana pun dapat berubah menjadi lautan keberkahan.***(AB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *