AB CHANNEL — Suasana pagi di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, mulai berubah menjelang aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung Kamis (27/8/2026). Sejumlah ruas jalan ditutup sementara sebagai langkah pengamanan dan pengaturan lalu lintas.
Dihumpun dari berbagai sumber, pada sekitar pukul 05.10 WIB menunjukkan, Jalan Gatot Subroto mulai dari kawasan Mal Senayan Park hingga depan Gedung DPR RI telah disekat kepolisian. Penutupan dilakukan dari dua arah, baik dari kawasan Gelora Bung Karno (GBK) maupun dari arah Semanggi.
Penyekatan menggunakan water barrier berwarna oranye serta bambu yang dipasang melintang di badan jalan.
Puluhan personel kepolisian juga telah bersiaga di sekitar kolong flyover Laboratorium Kedokteran Gigi (Ladokgi), tepatnya di depan kawasan GBK. Pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali selama kegiatan berlangsung.
Bagi kendaraan yang hendak melintas dari Jalan Gatot Subroto menuju Jalan Letjen S Parman, arus lalu lintas dialihkan untuk berbelok kiri melalui Jalan Gerbang Pemuda di kawasan GBK.
Sementara kendaraan dari arah GBK yang hendak menuju Jalan Gatot Subroto diarahkan untuk memutar balik dan mencari jalur alternatif melalui kawasan Patal Senayan maupun Jalan Gelora.
Di tengah pengamanan tersebut, aktivitas warga masih terlihat. Sejumlah pengemudi ojek daring tampak berjajar di depan Mal Senayan Park. Beberapa bus juga terlihat terparkir di sepanjang Jalan Gerbang Pemuda.
Masyarakat yang memiliki aktivitas atau perjalanan melalui Jalan Gatot Subroto di sekitar DPR RI diimbau menyesuaikan perjalanan dan memilih jalur alternatif untuk menghindari kepadatan.
Empat Kelompok Sampaikan Aspirasi
Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI hari ini dijadwalkan diikuti sejumlah kelompok masyarakat dan mahasiswa.
Sedikitnya empat kelompok akan menyampaikan aspirasi dengan tuntutan yang berbeda, yakni Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Aliansi Masyarakat Depok Bersatu (AMDB), Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM), serta Relawan Madura Pengawal Program Presiden Prabowo (RMP4).
Berbagai aspirasi akan disampaikan, mulai dari dorongan pengesahan RUU Perampasan Aset, tuntutan hukuman mati bagi koruptor, hingga dukungan terhadap program makan bergizi gratis.
Meski akses menuju kawasan DPR diperketat, pengamanan dan rekayasa lalu lintas diharapkan dapat menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan.
Warga yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi aksi juga diimbau menghindari kawasan tersebut untuk sementara waktu.
Dengan pengaturan lalu lintas dan pengamanan yang dilakukan sejak pagi, masyarakat diharapkan tetap tenang, tertib, serta mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di Jakarta.*** (AB)





















