Responsif
Daerah  

Terdengar Suara Gemuruh, Tembok 17 Meter Tiba-tiba Ambruk Timpa Dapur Warga di Tajur

AB CHANNEL– Suara gemuruh keras tiba-tiba memecah suasana malam warga Blok Cioray, RT 021/RW 008, Desa Tajur, Kecamatan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Warga sempat dibuat panik. Ternyata, tembok bata bagian belakang atas rumah milik Obay Nursobah roboh dan menghantam bangunan milik warga di sekitarnya.

Tembok tersebut bukan berukuran kecil. Bangunan bata yang ambruk memiliki panjang sekitar 17 meter dan lebar 2 meter, dengan posisi awal berada di ketinggian sekitar 4 meter.

Diduga, kondisi konstruksi bangunan yang sudah rapuh diperparah oleh hembusan angin kencang hingga akhirnya tidak mampu bertahan.

Peristiwa bermula ketika Aisah (55), salah seorang warga, sedang beristirahat di dalam kamar rumahnya. Tanpa diduga, suara benturan keras terdengar dari arah belakang rumah.

Penasaran sekaligus khawatir, Aisah kemudian memeriksa sumber suara tersebut.Betapa terkejutnya ia ketika mendapati bagian dapur rumahnya telah tertimpa reruntuhan bata dari tembok rumah Obay Nursobah.

Bukan hanya satu rumah yang terdampak. Tetangga lainnya juga mengalami kerusakan setelah material tembok berjatuhan dan menghantam bagian dapur rumah.Sejumlah fasilitas warga turut terkena dampak.

Kanopi, sumur gali hingga mesin pompa air dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa material bangunan.

Kabar kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada perangkat desa. Petugas Polsek Cigasong yang menerima laporan langsung bergerak menuju lokasi.

Kapolsek Cigasong AKP Sarjiyo, S.E., M.H., CPHR., memimpin langsung personel piket bersama Wakapolsek Iptu H. Siswanto, S.H., M.H., Kanit Reskrim, Kanit Intelkam, serta Bhabinkamtibmas Bripka Yusup Aditya.

Petugas juga berkoordinasi dengan Babinsa Koramil 1701 Majalengka Serda Zaelani Husein dan Satpol PP Cigasong.

Setibanya di lokasi, petugas gabungan langsung mengamankan area kejadian. Warga dibantu membersihkan material reruntuhan yang berserakan sekaligus melakukan pendataan terhadap kerusakan yang dialami para korban.

Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cigasong AKP Sarjiyo membenarkan kejadian tersebut.

“Benar ada kejadian tembok rumah bagian atas yang roboh menimpa bangunan dapur dan fasilitas rumah milik tetangga di sekitarnya pada Jumat malam,” jelas AKP Sarjiyo, Sabtu (5/9/2026).

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi dan keterangan saksi, kondisi konstruksi tembok diduga sudah rapuh dan kemudian terdampak hembusan angin.

Beruntung, tembok yang ambruk saat malam hari itu tidak sampai menelan korban jiwa.

Meski demikian, kerusakan yang ditimbulkan cukup besar. Total kerugian materil yang dialami pemilik rumah dan tiga warga terdampak ditaksir mencapai Rp100 juta.

Musibah tersebut menjadi pengingat bagi warga untuk tidak mengabaikan kondisi bangunan, terlebih pada bagian konstruksi yang sudah berusia atau menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Sebab malam itu, ketika sebagian warga tengah beristirahat, sebuah tembok sepanjang 17 meter tiba-tiba kehilangan kekuatannya dan runtuh menghantam rumah warga.*** (Mukadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *