Responsif
Daerah  

Cerita Agus, Warga Majalengka yang Gagal Nikah dengan Susi: Di Hari Pernikahan Tak Bisa Dihubungi

AB CHANNEL— Kisah Agus, warga Desa Waringin, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, belakangan menjadi perhatian warganet.

Pria yang diketahui berstatus duda dan memiliki seorang anak itu harus menghadapi kenyataan pahit setelah rencana pernikahannya dengan Susi gagal terlaksana.

Padahal, menurut pengakuan Agus, hubungan keduanya telah berjalan selama sekitar lima bulan sejak pertama kali berkenalan melalui media sosial TikTok.

Perkenalan di dunia maya tersebut kemudian berlanjut ke komunikasi melalui WhatsApp. Hubungan yang awalnya hanya sebatas percakapan perlahan menjadi semakin dekat hingga keduanya memutuskan untuk bertemu secara langsung.

Menurut Agus, pertemuan pertama mereka berlangsung di wilayah Kadipaten, Majalengka.

Setelah pertemuan tersebut, Agus kemudian membawa Susi ke rumahnya di Weragati. Saat itu, kata Agus, Susi bahkan sempat menginap di rumahnya dan bertemu dengan keluarganya.

Agus juga mengaku bahwa Susi sudah mengenal orangtuanya dan beberapa kali datang ke rumahnya.

Tak hanya bertemu di rumah, keduanya juga disebut sempat menghabiskan waktu bersama dengan berjalan-jalan.

Agus mengaku setidaknya dua kali bepergian bersama Susi dan sempat menginap di sebuah vila.

Bagi Agus, rangkaian pertemuan tersebut menjadi tanda bahwa hubungan mereka bukan sekadar hubungan biasa.

Ia pun semakin yakin untuk membawa hubungan itu ke jenjang pernikahan.

Keyakinan Agus semakin kuat ketika keduanya disebut telah menyepakati rencana pernikahan yang akan dilangsungkan pada Jumat, 4 September 2026.

Persiapan pun dilakukan.Agus mengaku telah menyerahkan uang kepada Susi sekitar Rp7 juta untuk membantu biaya pengurusan pernikahan.

Semua seolah telah mengarah pada satu tujuan: pernikahan.Namun, kenyataan justru berkata lain.

Ketika hari yang dinantikan tiba, keluarga Agus dari Majalengka datang ke Subang untuk melangsungkan pernikahan.

Tetapi Susi justru tidak dapat dihubungi.Telepon tidak tersambung sebagaimana yang diharapkan. Pesan pun tidak mendapatkan jawaban.

Kondisi tersebut membuat keluarga Agus kebingungan.Terlebih, menurut Agus, dirinya baru saja bertemu dengan Susi dua hari sebelum rencana pernikahan, tepatnya pada Rabu, 2 September 2026.

Saat itu, Agus mengaku mengantarkan Susi kembali ke Subang.Namun, ia tidak sempat mampir ke rumah Susi yang disebut tinggal bersama neneknya.

Setelah mengantarkan Susi, Agus kembali ke Majalengka dengan keyakinan bahwa dua hari kemudian mereka akan bertemu kembali dalam suasana yang jauh lebih bahagia.

Namun harapan tersebut justru berubah menjadi kekecewaan.

Persoalan tersebut kemudian semakin menjadi perhatian publik setelah kisah Agus mencuat dan mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi kemudian mengundang keluarga Agus serta nenek Susi untuk bertemu dan membicarakan persoalan tersebut.

Dalam pertemuan itu, menurut materi yang disampaikan Agus, muncul pengakuan bahwa nenek Susi ternyata tidak mengetahui adanya rencana pernikahan antara Agus dan Susi.

Hal tersebut tentu menimbulkan tanda tanya besar.Sebab, di sisi lain, Agus mengaku bahwa Susi telah beberapa kali datang ke rumahnya di Weragati, mengenal orangtuanya, bahkan telah menyepakati rencana pernikahan yang sedianya digelar pada 4 September 2026.

Kisah tersebut kemudian menjadi perbincangan di media sosial.Bagi Agus, persoalan ini bukan hanya mengenai batalnya sebuah pernikahan.

Ada harapan, waktu, tenaga, hingga uang yang telah dikeluarkan dalam proses menuju hari bahagia tersebut.

Namun yang paling menyisakan tanda tanya adalah hilangnya komunikasi tepat ketika keluarga Agus sudah datang ke Subang untuk melangsungkan pernikahan.

Hingga kini, kisah tersebut menyisakan sejumlah pertanyaan yang belum terjawab sepenuhnya.

Apa yang sebenarnya terjadi di balik batalnya pernikahan Agus dan Susi?

Mengapa rencana yang sebelumnya disebut telah disepakati akhirnya tidak terlaksana?

Dan bagaimana kelanjutan hubungan keduanya setelah kisah tersebut menjadi perhatian publik?

Pertanyaan-pertanyaan itu masih menjadi bagian dari cerita Agus dan Susi yang kini ramai diperbincangkan warganet.*** (AB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *