Responsif

Maling Diduga Beraksi di RSUD Majalengka, HP, Gelang dan Uang Pasien Raib!

AB CHANNEL – Kabar mengejutkan datang dari RSUD Majalengka. Seorang pasien dikabarkan menjadi korban pencurian saat tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Sejumlah barang berharga disebut raib, mulai dari dua unit handphone, dompet, gelang hingga uang tunai yang ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Informasi tersebut mencuat setelah kabar dugaan pencurian diunggah ke salah satu grup WhatsApp. Dalam unggahan itu, turut disertakan video yang memperlihatkan lokasi kejadian serta kronologi yang disampaikan oleh pengunggah.

Disebutkan, aksi pencurian terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di Ruang Dahlia 3B RSUD Majalengka.

Dalam unggahan tersebut disebutkan, pelaku diduga masuk melalui jendela. Bahkan, kursi plastik berwarna merah yang disebut diambil dari area kantin diduga digunakan untuk membantu pelaku melakukan aksinya.

“Kronologis, kemalingan terjadi +- pukul 04.00 WIB di RSUD Majalengka ruang Dahlia 3B, (2 buah handphone & dompet isi gelang +- Rp6.000.000), maling beraksi lewat jendela menggunakan kursi plastik warna merah ngambil dari kantin),” demikian isi unggahan tersebut.

Korban disebut merupakan pasien asal Desa Panyingkiran, Kecamatan Panyingkiran, Kabupaten Majalengka, atas nama Widy Noviani Nurmala.

Barang yang dilaporkan hilang bukan hanya telepon seluler. Dalam unggahan tersebut juga disebutkan adanya dompet berisi gelang serta uang dengan nilai yang ditaksir sekitar Rp6 juta.

Yang kemudian menjadi sorotan adalah persoalan keamanan di lingkungan rumah sakit.

Pengunggah mempertanyakan sistem keamanan setelah barang berharga milik pasien dikabarkan hilang ketika berada di ruang perawatan.

Dalam unggahan itu juga disebutkan bahwa pihak korban telah menyampaikan laporan kepada petugas keamanan atau security rumah sakit. Namun, pengunggah mengklaim korban baru mendapatkan permintaan maaf dan belum memperoleh tindak lanjut lebih jauh.

Benarkah pelaku bisa masuk melalui jendela rumah sakit dan mengambil barang-barang pasien saat dini hari? Lalu, bagaimana sistem pengamanan di lokasi saat kejadian?

Pertanyaan tersebut kini menjadi perhatian setelah informasi dugaan pencurian tersebut beredar di masyarakat.

Direktur RSUD Majalengka, dr. Egga Bramasta Akidapi, MM.RS, saat dikonfirmasi AB CHANNEL membenarkan bahwa pihak rumah sakit sedang menindaklanjuti informasi mengenai kejadian tersebut.

“Terkait hal ini sedang kami tindaklanjuti kejadiannya,” ujar dr. Egga melalui pesan WhatApp. Senin, 7 September 2026.

Namun, ia mengaku belum memperoleh informasi lengkap mengenai kronologi kejadian.

“Jadi saya belum dapat informasi kronologis yang jelas,” lanjutnya.

Dr. Egga juga menyampaikan rencana untuk mengecek langsung persoalan tersebut ke rumah sakit.

“Insyaallah besok ya kang ke RS,” tukasnya.

Hingga saat ini, detail mengenai bagaimana pelaku diduga masuk, kondisi keamanan saat kejadian, serta tindak lanjut terhadap laporan korban masih menunggu hasil penelusuran pihak RSUD Majalengka.

Kasus ini pun menjadi sorotan karena terjadi di lingkungan rumah sakit, tempat pasien dan keluarga semestinya mendapatkan rasa aman selama menjalani perawatan.*** (AB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *