AB Channel.id — Pemuda Desa Biyawak melahirkan terobosan bernama Taruna Bio Fuel, mengubah limbah minyak jelantah menjadi biodiesel sebagai bahan bakar alternatif, terutama untuk menunjang kegiatan pertanian dan pengoperasian traktor. Inovasi ini bukan sekadar pengolahan sampah, melainkan langkah nyata membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.
Diprakarsai Karang Taruna sekaligus Taruna Tani Desa Biyawak, gagasan ini lahir dari keyakinan bahwa pembangunan tidak hanya soal fisik, melainkan penguatan sumber daya manusia: keterampilan, kreativitas, dan kemandirian ekonomi, khususnya di kalangan pemuda. Dengan pendekatan vocational entrepreneurship, pengetahuan dan keterampilan diubah menjadi karya yang bermanfaat sekaligus bernilai ekonomi.
Taruna Bio Fuel berperan pula sebagai laboratorium sosial bagi pemuda untuk belajar langsung riset, teknologi pengolahan, keselamatan kerja, manajemen produksi, hingga kewirausahaan. Pemuda tidak lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek, inovator, dan penggerak perubahan.
Menyambut langkah ini, Ketua Karang Taruna Kabupaten Majalengka, Adi Rodiansyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya:
“Inovasi Taruna Bio Fuel adalah bukti nyata pemuda Desa Biyawak mampu melihat persoalan di sekitarnya dan menjadikannya peluang. Mengubah minyak jelantah yang dibuang menjadi bahan bakar yang bermanfaat bagi pertanian dan masyarakat ini membuktikan kreativitas dan semangat belajar pemuda kita mampu mengubah sesuatu yang tak bernilai menjadi berkah.
Pemuda bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, melainkan pelaku utamanya. Ketika pemuda bergerak, berpikir, dan berkarya, kemandirian ekonomi desa akan tercapai. Saya berharap inovasi ini tak hanya berkembang di Biyawak, tapi menjadi teladan bagi desa-desa lain se-Kabupaten Majalengka. Karang Taruna Kabupaten akan terus mendorong dan memfasilitasi terobosan berbasis potensi lokal seperti ini. Mari kita buktikan: pemuda desa mampu, pemuda desa bisa, dan pemuda desa membawa perubahan nyata bagi Majalengka yang mandiri, inovatif, dan sejahtera.”
Harapannya, Taruna Bio Fuel terus berkembang, mengolah makin banyak potensi lokal menjadi produk bernilai, serta membuka peluang ekonomi baru. Pesan yang dibawa sederhana namun bermakna: “Limbah dapat menjadi berkah, keterampilan menjadi karya, inovasi menjadi peluang, dan pemuda adalah penggerak perubahan.”
Inisiatif ini pun mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Biyawak, berharap semangat tersebut menular dan melahirkan lebih banyak karya yang menyejahterakan masyarakat.****















