AB CHANNEL — Pintu pendaftaran akhirnya ditutup. Namun bagi ribuan pencari keterampilan dan peluang kerja, justru penantian yang paling menentukan baru saja dimulai.
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 4 Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi berakhir pada 12 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Mulai 13 hingga 19 Agustus 2026, para calon peserta akan memasuki tahapan seleksi. Di sinilah harapan mereka akan diuji—siapa yang akan melangkah ke ruang pelatihan dan siapa yang harus menunggu kesempatan berikutnya.
Bagi sebagian orang, pelatihan vokasi mungkin terlihat sederhana. Tetapi bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan, ingin meningkatkan kemampuan, atau berusaha mengubah kondisi ekonomi keluarga, kesempatan mengikuti pelatihan bisa menjadi pintu menuju kehidupan yang lebih baik.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan seleksi dilakukan untuk memastikan calon peserta memiliki kesiapan sekaligus kesesuaian dengan bidang pelatihan yang dipilih.
“Seleksi merupakan tahapan penting sebelum calon peserta ditetapkan sebagai peserta pelatihan. Kami berharap seluruh calon peserta mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan sesuai jadwal yang telah ditentukan,” ujar Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (12/8/2026).
Bukan Sekadar Belajar, Ada Masa Depan yang Dipertaruhkan
Pelatihan vokasi dirancang bukan hanya untuk memberikan teori. Peserta nantinya dibekali keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
Karena itu, mereka yang dinyatakan lolos diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan.
Darmawansyah mengingatkan, keberhasilan pelatihan tidak hanya bergantung pada materi dan instruktur. Kesungguhan peserta dalam mengikuti setiap proses pembelajaran juga menjadi faktor penting.
“Bagi peserta yang nantinya dinyatakan lolos, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Ikuti seluruh proses pembelajaran dengan disiplin dan sungguh-sungguh agar keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk meningkatkan daya saing di dunia kerja,” katanya.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah persaingan dunia kerja yang semakin membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan nyata.
Sebab, sertifikat saja tidak cukup. Keterampilan harus benar-benar dikuasai dan mampu diterapkan ketika peserta berhadapan dengan kebutuhan dunia kerja yang sesungguhnya.
Jangan Sampai Kehilangan Informasi
Bagi para calon peserta yang telah mendaftarkan diri, masa seleksi menjadi periode yang harus diperhatikan dengan serius.
Kemnaker mengimbau seluruh peserta mengikuti setiap tahapan sesuai jadwal serta secara berkala memantau informasi melalui platform Skillhub.
Hasil seleksi akan diumumkan pada 20 Agustus 2026 melalui platform tersebut.
Mereka yang dinyatakan lolos kemudian akan mengikuti orientasi peserta sebelum resmi memulai pelatihan pada 26 Agustus 2026.
Kini, setelah formulir pendaftaran ditutup, harapan para calon peserta bergantung pada hasil seleksi.
Bagi mereka yang menunggu, beberapa hari ke depan mungkin terasa panjang.
Namun ketika pengumuman tiba, satu nama yang dinyatakan lolos bisa menjadi awal dari perjalanan baru—dari sekadar mencari kesempatan menjadi seseorang yang memiliki keterampilan untuk merebutnya.*** (Azis)
Sumber: Humas Kemnaker





















